Friday, December 19, 2014

Semangat untuk Guruku

Nur Rofikoh
FB : Nur Rofikoh

Pernahkah teman-teman membayangkan bagaimana rasanya mengajar anak- anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) ? Menjadi guru untuk anak- anak berkebutuhan khusus sangatlah menantang. Saya pernah mewawancarai seorang guru yang mengajar di MILB YKTM Sampangan yang bernama Bapak Yuhan. Bapak Yuhan ini mengajar kelas anak- anak tuna rungu. Ketika itu saya bertanya kaitannya dengan kesulitan yang sering dihadapi beliau ketika mengajar. Dan beliau mengatakan bahwa untuk menjadi seorang guru yang dibuthkan hanyalah keyakinan. Jika seorang guru sudah benar- benar yakin dan mantap untuk mengajar, maka masalah apapun yang menghadang dapat dengan mudah diatasi.
Khusus untuk anak- anak berkebutuhan khusus modal dasar yang dibutuhkan hanyalah kesabaran dan energi yang ekstra. Untuk mengajar anak- anak yang normal saja sudah menguras energi yang banyak, apalagi untuk anak- anak berkebutuhan khusus. Sudah pasti lebih banyak menguras energi. Guru- guru yang mengajar di SLB sering kali disulitkan dengan anak- anak yang usil, nakal, dan kemampuan adaptasinya yang sangat rendah. Apalagi terkadang anak- anak nakal bukan karena timbul dari dirinya sendiri, akan tetapi karena provokasi dari teman. Dan sering kali pula guru dihadapkan pada emosi anak yang terkadang meledak- ledak. Guru- guru SLB memiliki tugas untuk membimbing anak- anak berkebutuhan khusus tersebut, sehingga perilaku mereka dapat diarahkan. Guru benar- benar memfokuskan dirinya untuk mengajar anak- anak tersebut. Guru di SLB akan memantau anak didiknya satu per satu.

Guru- guru SLB memiliki pengaruh yang besar pada anak- anak berkebutuhan khusus tersebut. Bagaimana guru membimbing anak agar nantinya anak- anak berkebutuhan khusus tersebut dapat berbaur dengan masyarakat, layaknya anak normal lainnya. Dengan melihat bagaimana perjuangan guru- guru SLB, sudah seharusnya mereka mendapat dukungan dari pemerintah. Saya hanya berharap bahwa pemerintah nantinya lebih bisa memperhatikan SLB yang ada di seluruh Indonesia. Khususnya dengan memfasilitasi SLB- SLB dengan fasilitas yang memang dibutuhkan untuk setiap kemampuan anak. Dan seharusnya kita sebagai masyarakat luas memberikan apresiasi yang luar biasa pada guru- guru SLB. J

No comments:

Post a Comment