Monday, December 29, 2014

Keluhan Guru Sepanjang Masa

Imam Bustanul Arifin
          
      Guru “pahlawan tanpa tanda jasa”. Ungkapan itu tampaknya memang tidak berlebihan mengingat peran guru yang sangat besar bagi wajah pendidikan Indonesia. Guru berperan sangat besar dalam mensukseskan amanat undang-undang 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut, guru dituntut untuk bisa perfect, dan  sempurna dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
      Padahal guru bukanlah malaikat, guru juga bukanlah nabi yang sempurna, guru juga manusia yang penuh kesalahan dan keterbatasan. Itulah yang tampaknya tidak dipertimbangkan dalam penyusunan kurikulum. Dari masa kemasa, pemerintah tidak pernah belajar dari pengalaman bahwa kegagalan kurikulum, mayoritas disebabkan oleh keterbatasan guru.
    Lihatlah dalam kurikulum 2006, guru mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran dalam kurikulum 2013, guru juga masih menjadi bulan-bulanan kambing hitam kesalahan, seperti guru belum menguasai IT, guru masih kolot, guru masih ajek menggunakan metode ceramah, itu semua adalah bahan hujatan yang biasa di berikan kepada guru dalam zaman kurikulum 2013.
     Padahal kalau kita mau melihat dari sudut pandang guru, guru pun juga tidak kalah pusingnya, dalam banyaknya hujatan dan tuntutan, guru diharuskan untuk bisa terus update dalam perkembangan zaman, mereka mengeluh namun tidak ada yang mendengarkan. Dalam suatu wawancara yang saya lakukan dengan guru-guru di SMK Pelayaran, mereka masih sangat bingung dengan kurikulum 2013 karena minimnya pelatihan, namun mereka dituntut untuk harus bisa mengimplementasikannya. Banyak dari mereka yang belum menguasai IT, namun mereka dituntut dalam pembelajaran untuk mengintegrasikannya dalam pembelajaran.
       Bagi pemerintah, ingat guru bukanlah malaikat, guru juga bukanlah manusia sempurna yang bisa semuanya, guru juga perlu pelatihan dan pembelajaran yang berproses, bukanlah instan untuk bisa mengikuti perkembangan zaman.

No comments:

Post a Comment