Wednesday, December 24, 2014

Belajar Menetapkan Skala Priroritas, Yuk!

Ahmad Ghilman

Stephen R. Covey pernah mengatakan dalam bukunya yang fenomenal, 7 Habits of Highly Effective People , kebiasaan ketiga orang sukses adalah “dahulukan yang utama”.  Ia juga mengutip quote dari Goethe, “ Hal-hal yang paling penting tidak pernah boleh berada di bawah kekuasaan hal-hal yang paling tidak penting”.
Tidak belebihan jika ia menetapkan salah satu dari 7 kebiasaan orang sukses adalah mendahulukan yang utama. Orang sukses tidak pernah mementingkan hal-hal yang tidak penting, pun sebaiknya, menganggap remeh hal-hal yang penting. Ia selalu mengutamakan hal yang paling dibutuhkan untuk dilakukan pertama kali.
Apa keuntungannya dari menetapkan skala prioritas? Banyak. Tentunya kita bisa mengefektifkan waktu yang kita miliki. Kita bisa menggunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk melakukan hal-hal yang besar. Pekerjaan pun akan terasa semakin mudah ketika kita bisa menetapkan prioritas.
Menetapkan skala prioritas bukan hal yang mudah. Mengurutkan hal yang paling penting sampai yang paling tidak penting, tidak sesimpel yang dikira. Setidaknya ada 4 urutan prioritas, yaitu:
1. Penting dan mendesak
2. Tidak penting dan mendesak
3. Penting dan tidak mendesak
4. Tidak penting dan tidak mendesak
Keempat poin di atas adalah urutan hal yang harus kita lakukan. Tugas selanjutnya adalah membuat skala priopritas. Berikut ini cara untuk menetapkan skala prioritas
1. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan.
2.  Mulailah mengidentifikasi dari hal-hal tersebut ke dalam empat bagian poin yang telah disebutkan tadi.
3. Berkomitmen terhadap prioritas yang telah kita buat.
Percaya atau tidak, langkah terakhir adalah yang paling susah. Komitmen terhadap perencanaan adalah bagian tersulit dari perencanaan itu sendiri. Maka mulailah dari sekarang untuk belajar membiasakan diri untuk memprioritaskan hal-hal penting.



No comments:

Post a Comment