Tuesday, December 30, 2014

Kurikulum Batal Bikin Bingung

Muhammad Arwani
     Dikeluarkannya kebijakan baru dari menteri pendidikan dasar dan menengah anis baswedan tentang pemberlakuan kurikulum 2013 semakin membingungkan dunia pendidikan Indonesia. Kebijakan pembatalan kurikulum 2013 dirasa kurang tepat karena dilakukan pada saat tengah semester. Ini tentu menjadikan kebingungan dalam masyarakat. pihak sekolah yang telah melakukan pemberlakuan atau implementasi kurikulum 2013 selama 1 semester dihimbau untuk membatalkannya. Pembatalan ini dikarenakan banyak sekolah yang belum siap menerapkan kurikulum 2013. Dengan adanya intruksi pembatalan ini sekolah tersebut dihimbau untuk menerapkan kurikulum 2006 atau kurikulum KTSP.
     Sedangkan bagi sekolah yang telah menerapkan kurikulum 2013 selama 3 semester di himbau untuk tetap menggunakan kurikulum 2013. Sekalugus sebagai sekolah percontohan dalam penerapan kurikulum 2013. Namun jika sekolah tersebut merasa keberatan dan tidak mampu menerapkan kurikulum 2013. Maka sekolah tersebut dapat mengajukan pembatalan kepada pihak terkait dalam hal ini adalah dinas pendidikan untuk mengganti kurikulum 2013 yang diterapkan dalam sekolahnya dengan menerapkan kurikulum 2006 atau kurikulum KTSP.
     Pembatalan di tengah jalan ini membingungkan masyarakat dan semua elemen pendidikan. al hasil kebijakan ini menuai pro dan kontra dalam masyarakat. karena dilakukan pada tengah semester hal ini menjadi ngambang dan membuat bingung para guru yang harus putar strategi pembelajaran yang hendak di sampaikan mau memakai dasar yang mana. Selain itu siswa juga kebingungan dengan adanya pembatalan ini.

No comments:

Post a Comment