Monday, October 13, 2014

Mengupas Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013 (Part 3)

Kiswah. A

Melanjutkan artikel minggu lalu, artikel minggu ini banyak menjelaskan tentang teknis akademis program pembelajaran di program profesi guru. Pasal sembilan, pasal ini mengungkapkan bahwa pembelajaran yang dilakukan di Program profesi guru ini mencakup lokakarya  pengembangan perangkat  pembelajaran,  latihan  mengajar  melalui  pembelajaran  mikro, pembelajaran  pada  teman  sejawat,  dan  Program  Pengalaman  Lapangan (PPL), dan program pengayaan bidang studi dan/atau pedagogi. Sehingga para guru yang sudah mendaptkan banyak materi dalam kuliah S1 ini akan mengalami pelatihan mengajar efektif yang lebih ditekankan pada praktek.
Lokakarya yang dilaksanakan dalam program ini mencakup lokakarya pengembangan media pembelajaran dan lokakarya pengalaman lapangan yang berorientasi pada pencapaian kompetensi merencanakan, melaksanakan, menilai, menindaklajuti penilaian dan bimbingan sesudah penilaian. Lokakarya secara langsung dan intensif dipantau oleh dosen pembimbing dan dosen pamong. Sehingga penilaian kesuksesan belajar pada  program ini sangat dipengaruhi dengan nilai praktek yang kita dapatkan dari dosen pembimbing dan dosen pamong yang secara langsung mengawasi kita saat Lokakarya.
Setelah tau tentang stuktur kegiatan belajar diprogram PPG ini, kawan-kawa juga harus tau beban SKS[1] yang harus kawan-kawan tempuh untuk mendapatkan sertifikatsebagai Guru profesional. Beban SKS yang harus ditempuh setiap mahasiswa PPG berbeda-beda kawan, hal ini di sesuaikan dengan latarbelakang studi strata S1/D IV-nya kawan. Untuk calon Guru profesional PAUD sederajat bagi lulusan S1 PGPAUD/PGTK hanya memiliki tanggungan SKS min 18 dan maks. 20 SKS, namun jika non kependidikan maka kawan-kawan wajib mengambil min 36 SKS maks. 40 SKS.
Sedangkan untuk menjadi Guru SD/MI/SDLB/MILB lulusan kependidikan hanya memiliki beban SKS 18-20 SKS, namun jika kawan merupakan Lulusan S1 non kependidikan maka anda harus menempuh minimal 36 SKS dan maksimal 40 SKS.  Sementara ini dulu ya kawan? Otak dan tangan sudah disconect nih,,, sampai bertemu di minggu depan ya kawan?





[1] SKS merupakan Sistem Kredit Semester, sehingga mahasiswa dapat mengkombinasikan mana dulu martikulasi yang akan diambil.

No comments:

Post a Comment