Friday, September 26, 2014

Sekolah Luar Biasa, Memang “Luar Biasa”

Nur Rofiqoh

            Apa yang ada di benak kalian ketika melihat anak cacat ? Sebagian dari kalian mungkin akan berfikiran macam- macam. Entah itu kasihan, merepotkan, polos, atau justru jijik. Anak berkebutuhan khusus atau kita biasa menyebutnya penyandang cacat adalah anak- anak yang memiliki kelainan baik fisik, mental, emosi, intelektual, dan lain sebagainya. Banyak dari kita yang memandang rendah anak- anak penyandang cacat. Padahal mereka juga memiliki hak yang sama dengan kita. Mereka berhak bermain layaknya anak-anak yang lain, berhak mendapatkan perlakuan yang sama. Begitu pula dengan pendidikan. Seperti tertuang dalam UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 5 ayat 1 bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Kaitannya dengan pendidikan, anak- anak penyandang cacat dapat mengenyam pendidikan melalui Sekolah Luar Biasa atau SLB. Dahulu dinamakan Pendidikan Luar Biasa atau PLB.


            Sekolah Luar Biasa (SLB) bertujuan untuk membantu anak- anak penyandang cacat agar dapat mengembangkan dirinya sendiri, mandiri, dan dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Sekolah Luar Biasa juga diklasifikasikan lagi berdasarkan kelainan yang dimiliki. Ada yang diperuntukkan untuk mereka yang tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan lain sebagainya. Pembelajaran di SLB pun disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, dalam hal ini kelainan yang dimiliki peserta didik. Selain itu jam pelajarannyapun hanya sedikit, tidak seperti sekolah pada umumnya. Menurut saya pribadi, SLB sesuai dengan namanya merupakan sekolah yang benar- benar luar biasa. Bayangkan saja, didalamnya ada guru- guru luar biasa dan anak- anak luar biasa yang bahkan semangatnya melebihi anak normal lainnya. Guru-guru yang mengajar di SLB memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi anak-anak didiknya yang special. Guru-guru tersebut juga memiliki keterampilan yang lebih jika dibandingkan dengan guru-guru yang mengajar di sekolah pada umunya. Begitu pula dengan anak-anak yang ada di SLB. Semangat mereka bahkan lebih besar jika dibandingkan dengan anak- anak normal lainnya. Mereka tetap berusaha mengenyam pendidikan di tengah kelainan yang mereka miliki. Itulah bagaimana luar biasanya SLB.

No comments:

Post a Comment